4. Mengurangi risiko kerugian saat harga pasar turun
Harga saham pasti mengalami naik turun. Kadang harga turun cukup dalam karena sentimen pasar atau kondisi ekonomi. Namun, jika kamu memegang saham pembagi dividen, kamu tetap mendapatkan penghasilan rutin meskipun harga sedang tidak bagus.
Pendapatan dari dividen ini berfungsi sebagai penyangga. Kamu tidak perlu panik menjual saham di harga murah hanya untuk memenuhi kebutuhan uang tunai. Kamu bisa tetap tenang memegangnya sampai harga kembali pulih. Hal ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki toleransi risiko sedang hingga rendah.
5. Mendapatkan keuntungan ganda dari dividen dan kenaikan harga
Kamu tidak perlu memilih salah satu. Saat memegang saham berkualitas dalam jangka panjang, kamu berpeluang mendapatkan dua keuntungan sekaligus: dividen yang cair secara teratur dan kenaikan nilai saham di masa depan.
Banyak perusahaan yang tidak hanya membagikan dividen, tapi juga terus meningkatkan besaran dividennya setiap tahun seiring pertumbuhan laba. Contohnya BBRI dalam beberapa tahun terakhir selalu menaikkan nilai pembagian dividennya, yang berarti kamu akan mendapatkan pendapatan yang semakin besar seiring waktu.
6. Perlakuan pajak yang menguntungkan
Di Indonesia, pendapatan dividen dari saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 10%. Pajak ini sudah dipotong langsung oleh perusahaan sekuritas sebelum uang masuk ke rekeningmu, jadi kamu tidak perlu repot menghitung dan menyetorkannya sendiri.
Ada kabar baik lainnya mulai tahun 2026. Jika kamu menginvestasikan kembali uang dividen tersebut ke instrumen dalam negeri dan menyimpannya minimal tiga tahun, kamu bisa mendapatkan pembebasan pajak asalkan dilaporkan melalui sistem Coretax sesuai aturan yang berlaku.
7. Lebih tenang dan hemat biaya transaksi
Strategi jangka panjang berarti kamu tidak perlu sering-sering membeli dan menjual saham. Hal ini mengurangi biaya komisi dan pajak transaksi yang biasanya dikenakan setiap kali kamu melakukan perdagangan. Kamu bisa belajar trading saham dari nol untuk memahami kapan waktu yang tepat menambah posisi tanpa harus terjebak gaya berdagang yang berisiko tinggi.
Dengan fokus pada perusahaan yang konsisten membagikan dividen, kamu tidak perlu memantau pergerakan harga setiap jam. Kamu bisa lebih santai dan menikmati proses pertumbuhan investasimu. Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan saham sektor teknologi untuk mendiversifikasi portofolio jika kamu mencari pertumbuhan yang lebih dinamis di samping pendapatan dividen.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengejar Dividen
Meskipun keuntungannya banyak, ada beberapa hal yang tetap harus kamu perhatikan:
- Jangan tergiur angka imbal hasil yang sangat tinggi sendirian. Kadang angka tinggi itu muncul karena harga saham sedang turun drastis akibat kinerja perusahaan yang menurun.
- Cek riwayat pembagian dividen minimal 3 sampai 5 tahun terakhir. Pilihlah yang konsisten dibagikan dan nilainya cenderung naik.
- Pastikan kamu membeli sebelum tanggal cum dividen agar berhak mendapatkan pembagian pada periode tersebut.
- Pelajari kebijakan pembayaran dividen perusahaan. Ada yang membagikan sebagian besar laba, ada yang menyisakan banyak untuk ekspansi bisnis.
Keuntungan menerima dividen saham jika kamu pegang jangka panjang sangat beragam dan nyata. Mulai dari pendapatan pasif rutin, kekayaan yang tumbuh cepat melalui efek majemuk, perlindungan saat pasar turun, hingga perlakuan pajak yang bersahabat. Kamu juga sekaligus ikut memiliki bagian dari kemajuan perusahaan yang kamu percayai.
Kuncinya adalah kesabaran dan pemilihan saham yang tepat. Mulailah perlahan, pilih perusahaan yang fundamentalnya kuat, dan nikmati hasilnya bertahun-tahun kemudian.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Investasi dan trading berisiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi adalah tanggung jawab Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul.











