Jemarimu.id – Kamu pasti setuju, jika saat ini banyak orang yang mengira bahwa keuntungan saham itu hanya berasal kenaikan harga. Padahal ada keuntungan lain yang tidak kalah menarik, yaitu pembagian laba perusahaan kepada pemilik saham. Keuntungan menerima dividen saham tentu menjadi salah satu alasan utama kenapa kita disarankan untuk berinvestasi dengan cara memegang saham dalam jangka panjang. Kamu tertarik? Yuk, kita bahas secara lengkap apa saja keuntungannya dan mengapa strategi ini sangat cocok untuk membangun kekayaan secara perlahan namun pasti.
Apa itu Dividen Saham?
Sebelum kita masuk kedalam keuntungannya, sebaiknya mari kita pahami dulu maknanya. Dividen adalah sebagian laba bersih yang dibagikan perusahaan kepada para pemegang saham setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Pembagian ini bisa berupa uang tunai langsung ke rekening dana kamu, atau berupa tambahan lembar saham tanpa harus membeli lagi.
Perusahaan biasanya membagikan dividen satu kali dalam setahun, namun ada juga yang membagikannya dua kali, yaitu dividen interim di tengah tahun dan dividen final di akhir periode pembukuan. Tentu kamu berhak menerimanya jika sudah membeli saham sebelum tanggal cum dividen dan namamu tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan.
Keuntungan Menerima Dividen Saham Untuk jangka Panjang
Sebagai pemegang saham, tentu kita ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Benar kan? Nah kali ini kita akan lihat apa saja manfaatnya jika memiliki saham dalam jangka panjang.
1. Mendapatkan pendapatan pasif yang stabil
Ini adalah daya tarik terbesar dari dividen. Kamu tidak perlu menjual saham yang kamu miliki untuk mendapatkan uang. Cukup memegangnya, dan secara berkala kamu akan menerima aliran dana tambahan ke rekening.
Sebagai gambaran, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pada tahun buku 2025 membagikan total dividen sebesar Rp346 per lembar saham. Jika kamu memiliki 1.000 lembar saham, kamu mendapatkan sekitar Rp346.000 tanpa mengurangi jumlah saham yang kamu miliki. Pendapatan ini sangat berguna sebagai pelengkap gaji bulanan, dana pensiun, atau tabungan kebutuhan mendadak.
Berdasarkan data Bank Indonesia Mei 2026, rata-rata bunga deposito satu tahun hanya sekitar 4,5% sebelum pajak. Sementara itu, imbal hasil dividen bersih dari banyak saham unggulan bisa mencapai 4,5% hingga 7,2%, bahkan ada yang mencapai lebih dari 10%. Angka ini jelas lebih menguntungkan dibandingkan menaruh uang di bank biasa.
2. Membangun kekayaan melalui efek majemuk
Keuntungan menerima dividen saham akan terasa jauh lebih besar jika kamu memegangnya lama dan menggunakan uangnya untuk membeli kembali saham. Strategi ini disebut reinvestasi dividen, yang memicu efek majemuk atau compounding.
Caranya sederhana: dividen yang kamu terima dipakai untuk menambah jumlah lembar saham. Tahun depan, jumlah saham yang lebih banyak itu akan menghasilkan dividen yang lebih besar lagi. Proses ini berulang terus sehingga kekayaanmu tumbuh semakin cepat seiring berjalannya waktu.
Data S&P Global menunjukkan kekuatan strategi ini. Indeks S&P Indonesia LargeMidCap yang hanya menghitung kenaikan harga saja tumbuh menjadi 924 poin selama 31 tahun. Sedangkan jika dividen ikut dihitung dan diinvestasikan kembali, nilainya melonjak menjadi 2.250 poin, lebih dari dua kali lipat lebih besar.
3. Menandakan kualitas perusahaan yang kamu pegang
Perusahaan yang rutin dan konsisten membagikan dividen biasanya memiliki kondisi keuangan yang sehat, arus kas positif, dan manajemen yang bijaksana. Mereka mampu menghasilkan laba meskipun kondisi ekonomi sedang tidak menentu.
Konsistensi ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan cepat yang berisiko tinggi, tapi juga peduli memberikan imbal hasil kepada pemiliknya. Saham seperti ini biasanya lebih tahan banting saat pasar sedang turun atau bergejolak, dibandingkan saham yang tidak pernah membagikan dividen.
Daftar Broker Forex
Daftar Market Kripto
Investasi dan trading berisiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi adalah tanggung jawab Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul.











