Jemarimu Trading Forex Strategi Forex Strategi Trading di Area Demand dan Supply
Strategi Forex Trading Forex

Strategi Trading di Area Demand dan Supply

strategi-trading-supply-demand
fbs

Jemarimu.id – Salah satu strategi yang umum orang gunakan dalam trading adalah menganalisis area demand dan supply. Konsep ini bertumpu pada gagasan bahwa harga aset cenderung bergerak dalam kisaran harga tertentu di mana permintaan (demand) dan penawaran (supply) bertemu.

Dengan mengidentifikasi area-area tersebut, kita dapat mengembangkan strategi trading yang memungkinkan untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang potensial. Dalam artikel ini, kita akan membahas strategi trading di area demand dan supply yang dapat membantu meningkatkan peluang keberhasilan trading kita.

Pengenalan Area Demand dan Supply:

Sebelum kita membahas strategi trading, penting untuk memahami konsep area demand dan supply. Demand adalah tingkat permintaan di mana pembeli bersedia membayar harga tertentu untuk aset, sementara supply adalah tingkat penawaran di mana penjual bersedia menjual aset dengan harga tertentu. Ketika demand dan supply bertemu, terbentuklah area demand dan supply di pasar.

Strategi Trading di Area Demand

  1. Identifikasi Area Demand: Cari area di chart yang menunjukkan adanya peningkatan permintaan yang signifikan. Biasanya, ini tertandai dengan pergerakan harga yang kuat ke atas setelah periode konsolidasi atau penurunan harga yang tajam diikuti oleh pembalikan. Gunakan indikator teknis seperti volume, support dan resistance, atau pola candlestick untuk mengkonfirmasi area demand ini.
  2. Tunggu Konfirmasi: Setelah mengidentifikasi area demand, tunggulah konfirmasi bahwa permintaan benar-benar kuat. Ini bisa berupa pola candlestick bullish atau peningkatan volume yang signifikan. Tujuannya adalah memastikan bahwa permintaan cukup besar untuk mendorong harga naik.
  3. Masuk ke Pasar: Setelah konfirmasi terjadi, pertimbangkan untuk masuk ke pasar dengan membuka posisi beli. Tempatkan stop-loss di bawah area demand untuk melindungi modal kita. Selain itu, tetapkan target keuntungan yang masuk akal berdasarkan pergerakan harga sebelumnya atau level resistance yang signifikan.

Strategi Trading di Area Supply

  1. Identifikasi Area Supply: Cari area di chart yang menunjukkan peningkatan penawaran yang signifikan. Biasanya, ini ditandai dengan pergerakan harga yang kuat ke bawah setelah periode konsolidasi atau kenaikan harga yang tajam diikuti oleh pembalikan. Gunakan indikator teknis seperti volume, support dan resistance, atau pola candlestick untuk mengkonfirmasi area supply ini.
  2. Tunggu Konfirmasi: Setelah mengidentifikasi area supply, tunggulah konfirmasi bahwa penawaran benar-benar kuat. Ini bisa berupa pola candlestick bearish atau peningkatan volume yang signifikan. Tujuannya adalah memastikan bahwa penawaran cukup besar untuk mendorong harga turun.
  3. Masuk ke Pasar: Setelah konfirmasi terjadi, pertimbangkan untuk masuk ke pasar dengan membuka posisi jual. Tempatkan stop-loss di atas area supply untuk melindungi modal kita. Selain itu, tetapkan target keuntungan yang masuk akal berdasarkan pergerakan harga sebelumnya atau level support yang signifikan.

Skema Tambahan

  1. Konfirmasi dengan Indikator Tambahan: Selain mengidentifikasi area demand dan supply dengan menggunakan analisis teknis, kita juga dapat mengonfirmasi sinyal-sinyal tersebut dengan menggunakan indikator tambahan. Contohnya, indikator momentum seperti RSI (Relative Strength Index) atau indikator oscillator seperti Stochastic dapat memberikan konfirmasi tambahan terkait kekuatan permintaan atau penawaran di pasar.
  2. Manajemen Risiko yang Cermat: Selalu penting untuk memperhatikan manajemen risiko saat melakukan trading. Pasang stop-loss yang ketat untuk membatasi kerugian jika harga tidak bergerak sesuai dengan harapan. Selain itu, pertimbangkan penggunaan ukuran posisi yang tepat dan diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko secara keseluruhan.
  3. Kombinasikan dengan Analisis Lainnya: Area demand dan supply seringkali bekerja sama dengan analisis teknis lainnya seperti support dan resistance, pola chart, atau level Fibonacci. Kombinasikan analisis ini untuk mengkonfirmasi sinyal trading dan meningkatkan kepercayaan diri kita dalam mengambil keputusan trading.
  4. Latih Kemampuan: Seperti halnya dengan strategi trading lainnya, penting untuk melatih kemampuan kita dalam mengidentifikasi area demand dan supply. Gunakan akun demo atau perdagangan simulasi untuk menguji strategi sebelum menerapkannya dalam trading yang sebenarnya. Pelajari juga dari pengalaman kita sendiri dan evaluasi perdagangan yang telah kita lakukan untuk terus meningkatkan keahlian trading.
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version