Jemarimu Berita Berita Ekonomi Harga Emas Dibuka dengan Harga $5.178, Pasar Waspada Menjelang Keputusan The Fed
Berita Ekonomi

Harga Emas Dibuka dengan Harga $5.178, Pasar Waspada Menjelang Keputusan The Fed

Jemarimu.id – Pasar komoditas global membuka perdagangan hari ini (28/1/2026) dengan sorotan kuat pada emas, setelah harga emas dibuka dengan harga $5.178 di awal sesi Asia. Pembukaan ini menandai kelanjutan tren positif logam mulia di tengah pelemahan Dolar AS, ketegangan geopolitik, serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Kondisi ini membuat emas kembali menjadi aset favorit sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Harga Emas Dibuka dengan Harga $5.178

Pergerakan emas yang stabil di area tinggi menunjukkan bahwa minat beli masih terjaga. Kita melihat bahwa pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu arah kebijakan moneter AS yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Kombinasi sentimen makroekonomi dan faktor geopolitik menjadikan pasar emas relatif lebih dinamis dibandingkan aset berisiko lainnya.

Harga Emas Dibuka dengan Harga $5.178 dan Reaksi Awal Pasar

Pembukaan perdagangan yang kuat menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar. Harga emas dibuka dengan harga $5.178 mencerminkan optimisme investor terhadap prospek jangka pendek logam mulia. Level ini tidak jauh dari rekor tertinggi sebelumnya, menandakan bahwa tekanan beli masih mendominasi meskipun pasar berada dalam fase menunggu keputusan penting dari bank sentral AS.

Iklan [klik pada gambar]

Kenaikan harga emas didorong oleh pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) yang turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini terjadi setelah pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang menyebutkan bahwa dirinya tidak terlalu mengkhawatirkan penurunan nilai Dolar. Pernyataan tersebut justru menekan USD dan secara tidak langsung memberikan dukungan bagi harga emas.

Dari sisi teknikal, pergerakan emas yang bertahan di atas level psikologis menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya kehilangan momentum. Namun, sebagian analis mulai mencermati potensi sinyal puncak sementara, terutama jika tekanan jual muncul setelah keputusan The Fed diumumkan. Meski demikian, selama emas mampu bertahan di atas area support kunci, tren naik dinilai masih relevan.

Ketegangan Global dan Sentimen Safe Haven

Selain faktor moneter, ketidakstabilan geopolitik global turut menjadi pendorong utama penguatan emas. Ancaman perang dagang, ketegangan hubungan antarnegara, serta ketidakpastian arah kebijakan ekonomi global membuat investor cenderung mencari aset aman. Dalam situasi seperti ini, emas kembali memainkan perannya sebagai safe haven.

DISCLAIMER
Investasi dan trading berisiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi adalah tanggung jawab Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version