iklan FBS
Berita Ekonomi

Sentimen Konsumen AS Membaik Meski Kekhawatiran Tarif dan Minyak Masih Membayangi

Sentimen Konsumen AS membaik pada Juni 2025 di tengah meredanya perang dagang, meski kekhawatiran tarif dan inflasi tetap ada.

Pandangan konsumen terhadap bisnis, keuangan pribadi, pasar tenaga kerja, dan pembelian barang tahan lama mengalami penurunan. Penurunan ini terlihat jika dibandingkan dengan proyeksi enam bulan lalu. Hal ini menunjukkan bahwa meski Sentimen Konsumen AS Membaik, ketidakpastian masih tinggi.

Beberapa ekonom juga mempertanyakan keandalan survei ini. Samuel Tombs dari Pantheon Macroeconomics menilai tingkat respons sangat rendah dan menyebut survei tersebut sebagai “kompas yang tidak akurat.

Inflasi Tetap Jadi Perhatian

Ekspektasi inflasi dalam 12 bulan mendatang menurun menjadi 5,1% dari 6,6% di Mei 2025. Joanne Hsu menyebut kekhawatiran terhadap lonjakan harga akibat tarif mulai berkurang, seiring inflasi riil yang cenderung stabil selama tiga bulan terakhir.

Trading bersama Exness
Iklan [klik pada gambar]

Perusahaan menggunakan stok lama yang mereka beli sebelum tarif berlaku untuk membantu menahan kenaikan harga barang. Namun, para analis memperkirakan inflasi akan mulai meningkat lagi dari Juni 2025 ke paruh kedua tahun. Proyeksi inflasi jangka panjang turun tipis menjadi 4,1% dari 4,2%.

Fakta bahwa ekspektasi inflasi tetap tinggi dibandingkan tren historis menunjukkan kecemasan konsumen terhadap harga masih besar. Hal itu disampaikan oleh Oren Klachkin, ekonom di Nationwide.

Federal Reserve AS akan menggelar pertemuan kebijakan pada pertengahan Juni 2025. Dalam pertemuan tersebut, suku bunga acuan diperkirakan tetap berada di kisaran 4,25%–4,50%. Fokus mereka tetap pada dampak tarif terhadap pertumbuhan dan stabilitas harga.

Meski berbagai tantangan masih membayangi, Sentimen Konsumen AS Membaik memberikan sinyal awal yang positif. Masyarakat mulai menemukan kembali rasa percaya diri di tengah kondisi global yang tidak menentu. Namun, stabilitas harga dan kebijakan ekonomi ke depan akan sangat menentukan kesinambungan perbaikan ini.

Sumber Berita: kitco.com

DISCLAIMER
Investasi dan trading berisiko tinggi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi adalah tanggung jawab Anda. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *